TENTARA YANG GELISAH

–“MILITER”–
Terkadang kt ngeri mendengar kata2 itu. Istilah kata yg berdefinisikan sebuah kekerasan, kejam, disiplin, berani, pantang menyerah dan rela berkorban.

sebuah realita yg terjadi di negara2 maju diseluruh dunia, bahwa sebisa mungkin mereka hidup utk menghindari keterlibatannya pd militer, walaupun harus mengeluarkan sejumlah uang mereka rela demi terbebas dari peraturan tata negaranya dlm penanaman jiwa patriotisme melalui program wajib militer. Atau mereka rela mempercacat tubuhnya demi tidak lulusnya seleksi penerimaan menjadi seorang prajurit
sangat berbeda sekali dgn situasi sosial kemasyarakatan bangsa indonesia. Militer sangat di harapkan bahkan di favoritkan mayoritas orang2 indonesia. Dgn cara apapun ditempuh demi mendapatkan gelar dan profesi sbg seorang militer adalah jalan alternatif utk tujuan masa depan ekonomi dan penyambung hidup keluarga. Faktor inilah yg menyebabkan kinerja seorang militer dianggap kurang profesional dalam menjalankan tugas pokoknya. Seorang tentara akan mengedepankan kepentingan sesuap nasi dari pada tugas kedinasan yg sangat beresiko jiwa. Seorang teman dari batalyon RAIDER’S bercerita tentang pengalaman tugasnya: “saya tak mau membunuh dan tak mau di bunuh”. Sy hny menjalankan tugas dinas tdk menjalankan kata hati nurani utk membela bangsa ini. Perjuangan patriotisme merah putih telah usai. Mereka semua saudaraku, satu darah yaitu indonesia. Cuma mereka itu beda pandangan dan mereka hanya terjebak dalam emosional hati dikarenakan harkat martabat pribadi mereka yg tdk dianggap dan tdk di hormati. Suatu waktu sy prnh ktmu dgn seseorang yg di anggap sbg GPK (gerakan pengacau keamanan). Kita sama-sama menodongkan senapan di kepala masing-masing. Dia berkata “cpt tembak aq pak…! Bila bpk tdh tembak dlm hitungan 3X dr saya, sgera turunkan senapan itu dr kepalaku, dan sy jamin sy tdk akan tembak bapak”.
Kesimpulannya , bhwa kita sbenarnya takut akan ancaman ALLAH. krn membunuh adalah dosa besar. Seekor semut diberikan kelayakan hidup kenapa manusia yg lbh tinggi derajadnya dan mempunyai akal pikiran tdk bsa menjalankan kodratnya dgn baik. Tentara juga manusia, maka dr itu terkadang perasaan tdk mampu mengalahkan hati nurani. Tentara di setting utk mampu melakukan tindak kekerasan dlm bentuk mesin perang, padahal tdk smua manusia berjiwa keras.
dikarenakan tentara sdh menjadi profesi kehidupan di negara indonesia.
Terbukti dari kerja sampingan yg dilakukan oleh seorang prajurit itu demi memperbaiki ekonomi keluarganya. Diakui maupun tdk, ini adalah kenyataan yg ada. Tak bisa dipungkiri, bahwa tentara juga ingin hidup yg layak dan tercukupi serta kebahagiaan dunia akherat. Inilah yg membuat tentara indonesia kurang profesional dalam menjalankan tugas pokoknya sbg pengawal bangsa.
Bagaimana bsa profesional jikalau kesejahteraan moril seorang prajurit kurang diperhatikan atau kere…? Penerimaan gaji perbulan yg tdk sesuai kuota inflasi saat ini itulah yg mengkondisikan situasi seperti itu. Harapan masyarakat luas, tentara bsa menjalankan amanat negara dgn baik tentunya harus diimbangi upah yg memadai.

sebenarnya pemerintah sudah mengetahui masalah tsbt. Karena begitu rumitnya tata negara ini melalui syarat2 dan jaminan serta sifat manusia indonesia yg berbudaya egois membuat perencanaan slalu tertunda bahkan batal utk di realisasikan. Pikiran jelek tentang budaya politik yg blm dewasa jg berpengaruh besar. Kebijakan seorang pemimpin kerap kali dihubungkan dgn kepentingan politik tertentu, toh pada kenyataannya jg demikian. Terus bagmn negara ini bsa maju..? Apakah remunerasi TNI/POLRI juga tdk akan terealisasi kalau institusi pemerintah masih blm bsa mendewasakan diri dlm berpolitik.
REMUNERASI sangat di harapkan kedatangannya oleh seluruh prajurit seantero indonesia. Bagi negara diharapkan kinerja prajurit akan lbh profesinal. Apakah semua itu bsa dijamin?skalilagi waktu dan realitalah yg akan menjawabnya. Solusi terbaik menurut pemerintah memang spt itu. Kinerja TNI akan di awasi penuh. Sgala bentuk pelanggaran disiplin akan ditindak dgn tegas. Memang masuk akal, ibarat sebuah mobil daya lajunya akan lbh baik bila memakai bhn bakar pertamax dibanding premium.

kabar gembira bagi prajurit TNI, MEREKA SANGAT MENGHARAPKAN KEDATANGANNYA. sbuah perencanaan telah di buat dngn planing yg matang. Membeli tanah, membuat rumah, beli mobil dan bahkan sdh janji2 vk mengembalikan sgala bentuk hutang kepada orang yg meminjaminya. Smuanya itu sdh di tulis rapi dalam kitab angan2nya. Tetapi belum juga terealisasi tentang kedatangannya si MBAH REMON.

MBAH REMON sudah mau menghadiri undangan pada bulan juli 2010. Tetapi dia bilang “taq aja bulan AGUSTUS 2010 aku akan datang”. Sialnya tak tau jalan, ahirnya dia sanggup datang di bulan DESEMBER 2010. Memang nasib, mbah remon tak tau route perjalanannya sampai2 dia kebablasan lompat tahun 2011 juga blm kasih kabar. Di tahun ini seekor burung merpati membawa surat pemberitahuan bhwa MBAH REMON akan hadir tgl 24 Februari 2011. apakah kali ini dia akan tepati janjinya? Sekalilagi waktu dan realita yg akan menjawabnya. Inilah yg menyebabkan prajurit TNI MENJADI GELISAH karena menunggu kehadiran mbah remon. Di semua instasi kemiliteran membicarakan hal itu. Terkadang sampai ada yg stres, marah, menghujat birokrasi pemerintah yg terlalu umek.

mBAH REMON memang pny sifat yg cenderung ngeyel. Kalau mau dijemput sih agak mending, padahal dia tdk tau arah. Hanya sebuah PETA yg dibawa sbg acuan perjalanan route perjalanan. Sementara TNI akan bersabar menunggunya dgn harap2 cemas. SeRambi berdo’a smoga MBAH REMON tidak nyasar lagi dan menepati waktu utk hadir ke lokasi undangan. Amin…

9 comments on “TENTARA YANG GELISAH

  1. sukuri lah walau sedikit..sesungguh hanya guru,tni,polisi,menteri,pengusaha kakap,pejabat,birokrat …itulah rakyat digaji,di di fasilitasi.,,75% manusia lainnya dianggap makhluk yg gak kelihatan..coba anda lihat buruh2 siapa yg bela mereka,mau naik gaji saja harus demo,di gebuk,di penjara,itupun gaji jg gak naik..lalu kemana wakil rakyat..?harga kebutuhan naik terus.gaji gak naik.memang sungguh ironi.masih beruntung para pns.dari pada 75% yg gak dianggap rakyat.Coba anda lihat,tkw yg hidup terlunta lunta di arab 200 lebih ada anak2 kecil dan ibu2..Mereka hidup di kolong jembatan mengharapkan pulang,sampai sengaja di tempat terbuka agar di tangkap dan di pulangkan..tetapi tetap gagal.Mereka anak bangsa..Tp pejabat tutup mata.Padahal biaya mereka untuk pulang semua 1,7 M..Bandingkan dgn biaya para bajing rakyat plesiran ratusan M,bandingkan jg dgn anggaran RI 1 plesiran keluar negeri cuma 0,9 nya saja..Lalu kemana ,ngapain ,memang pejabat laknat.Di sini dalam negeri saja pejabat tutup mata apalagi yg di luar.Sukuri lah anda lebih beruntung dr yg 75% .Mari galakkan saling tolong menolong,saling mengasihi..Kalau pakai hati nurani itu lah insan yg utama. Karena hati nurani adalah pancaran dr NUR ALLAH.

  2. mKx mbh rEmon c4 srUh dtG…
    kAn mngenAkkan pErsit jg..
    uAng bLnja jd lBih..
    bs sHoping n jLn2 tiAp hAri..
    k sAlon jg bs trAtur…
    nAbungx jg agk bNyk..
    buAt msa dpAn yg gMilang..hwkkkkkkkkk

  3. Mdh2an mbah remon atw anaknya si tunker cpat nyampe,,,keburu kpalaku pusiieng krna harga2 yg dah naik tahta,,,,!

  4. @ WONGKITO:
    betul ucapanmu bro..
    Tapi kalo bicara soal banding2in profesi ya ga mungkin ada jeluntrungnya n’ Tak akan habis dikata.
    Coz, di negara ini begitu bnyk profesi yg di sandang stiap warga negara.
    Nah, ARTIKEL ini menggambarkan salah satu derita dan keluhan dr penyandang profesi yg sy maksud tsbt.
    Di halaman Berikutnya sy akan coba tulis ARTIKEL tentang profesi yg lain. Tentunya taraf(tingkatan) penderitaan dan harapannya berbeda pula, sesuai yg sy dengar dan lihat di dalam penjelajahan observasi di lingkungan yg sy tuju.
    Berikan tanggapannya ya bro…!

  5. @ ANGGUN CANTIX:
    Wuaaah… Ini yg aq kurang stuju.
    Mbah remon datang tuh utk meningkatkan kesejahteraan person, bukan utk foya-foya.
    Jadikan rejeki utk kegunaan yg sewajarnya dan tepat guna. Dan yg pasti jgn lupa utk bersyukur kpd yg kuasa. Ingat..! Harta tak kan dibw mati, hanya amal jariah yg akn di peritungkan kelak di alam baka…

    @ WIE WIEK:
    Sabar aja tante..!!
    Orang sabar di cinta tuhan.
    Kalaupun sbenarnya dana udah dikucurkan ama MENKEU, dan nyatanya blm juga nyampe ke sasaran biarin ajalah. Tar lox mereka udah pd kekenyangan makan bunga deposit kan ya akan muntah ndiri. Yg penting skr adalah bgmn caranya utk tetap bsa masak beras. Utk lauk pauknya yg sederhana aja. Yg penting perut kenyang.

  6. Remon n tunker
    Artikelnya bagus om Ari..
    Sip sip sip

  7. @ MZ YUSUF:
    artikel curhat mz..
    Tapi sekarang udah terealisasi ko..
    Tengkiu like nya.

    • aapapun coment nya seng penteng ngomong mantap wae… hehehehhe… horaz eh merdeka re……

  8. @ ANONYMUS:
    He he he salam knal mas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s